LOMBA TINGKAT MEMBANGUN GENERASI YANG PENUH TANGGUNG JAWAB
Lomba tingkat adalah lomba yang dilaksanakan secara berjenjang dan periodik empat tahunan, yg meliputi berbagai tantangan yang sangat menarik,Untuk bisa menang dalam lomba ini, setiap peserta harus mampu membangun kebersamaan dalam regunya, yang pandai dan yang kuat harus mampu dan mau memberi tuntunan kepada yang lemah dan tertinggal .Sebaliknya yang lemah harus rajin-rajin mengambil teladan dari teman yang lain yang lebih mampu. Gagah gagahan dan pura-pura mampu tidak berlaku dalam kelompok yang dinamis seperti itu, kejujuran untuk mendapat kekuatan bersama adalah kunci yang paling ampuh. Kekompakan dari seluruh anggota regu adalah syarat mutlak kemenangan sebuah regu dalam lomba tingkat ini.
Melalui lomba Tingkat, diharapkan bisa mengembangkan kerja sama dan kerja keras para penggalang dalam menempa diri untuk menjadi pribadi yang tangguh dan trengginas serta mempunyai kepribadian yg gigih. Melalui lomba-lomba semacam ini maka pramuka akan bisa hidup mandiri, bisa memimpin dirinya sendiri dan kawan-kawannya. Tunbuhnya kemandirian, disiplin serta kepedulian karena adanya tantangan yang selalu muncul, perlunya pengembangan srategi untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara terhormat dan inilah yang diharapkan menjadi ciri generasi muda mendatang, sehigga akan terwujud jati diri bangsa yang penuh tanggung jawab dan menakjubkan
Tampilkan postingan dengan label lomba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lomba. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 Juni 2010
tajuk
TAJUK
Kepramukaan membentuk anak Indonesia
tangguh dan trengginas
Usia penggalang (10-15 tahun ) adalah usia dimana anak mulai mencari jati diri.
Banyak cara dilakukan dalam proses ini,.
ada yang mewujudkan dalam berbagai kreatifitas seni dan olah raga, mulai berorganisasi dengan membentuk
kelompok-kelompok belajar dan lain sebagainya.
Tapi tidak sedikit yang memilih hal-hal yang
tidak bermanfaat
seperti nongkrong atau kongkow-kongkow saja.
Kepramukaan adalah salah satu wadah
pencarian jati diri yang paling sesuai.
Di kepramukaan inilah anak diarahkan untuk bisa mengenal diri dan lingkungannya,
dilatih berdisiplin tinggi, cekatan,
tangguh dan trengginas.
Banyak kegiatan kepramukaan yang bisa
mewujudkan hal itu
seperti penjelajahan, baris berbaris,
halang rintang, sandi,pioneering,
sistem beregu dalam berkegiatan,ataupun berkemah.
Nilai-nilai yang diterapkan di kepramukaan
seperti kedisiplinan, kecakapan,
kemandirian ataupun ketangkasan
menjadi hal yang penting yang bisa menjadi bekal kita untuk masa depan.
Dalam rangka mengenalkan dan memperdalam hal ini,
Kwarcab Tuban menggelar Lomba Tingkat (LT) III.
Tahun 2010 ini LT III ini digelar
selama tiga hari (28-30 Mei)
di lapangan kompi Tuban, jalan Sunan Kalijogo Tuban
Tidak berbeda dengan periode sebelumnya,
LT III diikuti seluruh perwakilan kwarran se Tuban.
Masing-masing kwarran mengrimkan
dua regu, putra dan putri.
Berbagai materi dilombakan dikegiatan ini seperti perkemahan,wawasan kebangsaan dan IPTEK ,ketrampilan manajerial dan administrasi regu,
dinamika kelompok,prestasi dan percaya diri,
kesamaptaan dan tantangan regu, olahraga,
komunikasi dan forum penggalang.
LT III ini juga menjadi tahapan menuju
lomba tingkat nasional.
regu berprestasi tinggi putra dan putri
akan mewakili Tuban diajang serupa
tingkat propinsi Jatim.
Jika lolos ditingkat propinsi
akan maju ditingkat nasional.
Jadi selain bisa memgambil manfaat dari kegiatan yang ada di LT III ini,
peserta juga bisa menambah pengalaman dengan berinteraksi dengan peserta dari daerah lain.
Jadi jangan ragu bergabunglah di kepramukaan
untuk menjadi anak Indonesia yang
tangguh dan trengginas
Kepramukaan membentuk anak Indonesia
tangguh dan trengginas
Usia penggalang (10-15 tahun ) adalah usia dimana anak mulai mencari jati diri.
Banyak cara dilakukan dalam proses ini,.
ada yang mewujudkan dalam berbagai kreatifitas seni dan olah raga, mulai berorganisasi dengan membentuk
kelompok-kelompok belajar dan lain sebagainya.
Tapi tidak sedikit yang memilih hal-hal yang
tidak bermanfaat
seperti nongkrong atau kongkow-kongkow saja.
Kepramukaan adalah salah satu wadah
pencarian jati diri yang paling sesuai.
Di kepramukaan inilah anak diarahkan untuk bisa mengenal diri dan lingkungannya,
dilatih berdisiplin tinggi, cekatan,
tangguh dan trengginas.
Banyak kegiatan kepramukaan yang bisa
mewujudkan hal itu
seperti penjelajahan, baris berbaris,
halang rintang, sandi,pioneering,
sistem beregu dalam berkegiatan,ataupun berkemah.
Nilai-nilai yang diterapkan di kepramukaan
seperti kedisiplinan, kecakapan,
kemandirian ataupun ketangkasan
menjadi hal yang penting yang bisa menjadi bekal kita untuk masa depan.
Dalam rangka mengenalkan dan memperdalam hal ini,
Kwarcab Tuban menggelar Lomba Tingkat (LT) III.
Tahun 2010 ini LT III ini digelar
selama tiga hari (28-30 Mei)
di lapangan kompi Tuban, jalan Sunan Kalijogo Tuban
Tidak berbeda dengan periode sebelumnya,
LT III diikuti seluruh perwakilan kwarran se Tuban.
Masing-masing kwarran mengrimkan
dua regu, putra dan putri.
Berbagai materi dilombakan dikegiatan ini seperti perkemahan,wawasan kebangsaan dan IPTEK ,ketrampilan manajerial dan administrasi regu,
dinamika kelompok,prestasi dan percaya diri,
kesamaptaan dan tantangan regu, olahraga,
komunikasi dan forum penggalang.
LT III ini juga menjadi tahapan menuju
lomba tingkat nasional.
regu berprestasi tinggi putra dan putri
akan mewakili Tuban diajang serupa
tingkat propinsi Jatim.
Jika lolos ditingkat propinsi
akan maju ditingkat nasional.
Jadi selain bisa memgambil manfaat dari kegiatan yang ada di LT III ini,
peserta juga bisa menambah pengalaman dengan berinteraksi dengan peserta dari daerah lain.
Jadi jangan ragu bergabunglah di kepramukaan
untuk menjadi anak Indonesia yang
tangguh dan trengginas
lomba tingkat
pada hari sabtu malam saya ikut lomba menyanyi, yang diikuti seluruh peserta yang mewakili Kwaran masing-masing
Langganan:
Postingan (Atom)